Petani karet kini menikmati hasil yang cukup membantu perekonomian keluarga, bahkan hasil yang di dapat saat ini lebih dari cukup untuk ukuran kepemilikan satu kapling ( kurang lebih 2 Ha ). bisa dibayangkan sebuah perkebunan karet yang memiliki ribuan ha, sudah pasti meraup keunhtungan yang kian melambung.
latex
mushroom
rubber tapping
latex cup
waste water treatment
oil palm
weeds
rubber tree

Jumat, 12 Agustus 2011

Pembuatan Bibitan (Nursery) karet

Pembuatan bibitan karet pada masa sekarang umumnya dilakukan melalui 2 cara yaitu:
1. Ground Nursery
Adalah pembibitan dimana biji karet dari persemaian langsung di tanam ke tanah, dan sesudah mencapai umur tertentu tanaman tersebut diokulasi.
Setelah okulasi berhasil, tanaman dicabut dan kemudian ditanam lagi ke dalam polybag, Dari tanaman polybag tersebutlah dihasilkan bibit yang siap untuk ditanam langsung ke lapangan, saat penanaman tentu saja bibit harus sudah memenuhi syarat dan kriteria tertentu.

2. Polybag Nursery.
Berbeda dengan polybag langsung, pada system pembibitan ini, biji yang sudah di semai langsung di tanam ke dalam polybag, sesudah memenuhi kriteria tertentu, tanaman kemudian di okuasi. Dan dari hasil okulasi tersebut, tanaman bisa dilangsung ditanam ke lapangan sesudah memenuhi syarat dan criteria tertentu.

Okulasi (budgrafting) cangkok (marcotting) stum mata tidur (budded stum) menurut penelitian clone avros 2037 dan GT1 memiliki kompatibilitas yang paling tinggi untuk di okulasi (sebagai batang bawah), okulasi dini (2 – 3 bulan) okulasi hijau (4 – 6 bulan) okulasi coklat (8 – 10 bulan)

Kamis, 11 Agustus 2011

InovaTrack GPS Tracking System

InovaTrack merupakan suatu GPS Vehicle Tracking System atau Automatic Vehicle Location (AVL) paling inovatif di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) dan GSM/GPRS, sistem ini memungkinkan pemakai mengetahui lokasi kendaraannya yang dimonitor, secara real-time dan otomatis. Pemakai dapat melihat lokasi, arah, kecepatan dan rute yang dilalui kendaraannya pada sebuah peta yang ditampilkan di layar komputer, PDA ataupun smart phone.


InovaTrack webpage

Klik untuk gambar yang lebih besar

Tidak hanya itu, InovaTrack juga secara otomatis memonitor, membuat laporan bahkan memberi alert untuk kejadian-kejadian tertentu. Alert dapat dilihat di layar komputer ataupun dikirim melalui Short Message Service (SMS) kepada pemilik.

Manfaat

Manfaat yang dapat diperoleh dari sistem ini adalah:

Pemilik dapat memantau posisi kendaraannya kapan saja secara real time
Meningkatkan keamanan kendaraan, termasuk dari resiko pencurian
Menekan resiko penyalahgunaan kendaraan
Meningkatkan produktifitas pemakaian kendaraan
Menekan biaya operasional kendaraan
Mempermudah komunikasi antara pemilik kendaraan dengan pengemudi.

Jumat, 31 Juli 2009

SMK3

SISTEM MANAJEMEN
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

Sistem Manajement Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan keharusan untuk diterapkan di setiap perusahaan di Indonesia yang mempekerjakan sedikitnya 100 pekerja atau lebih, atau mempekerjakan kurang dari 100 pekerja akantetapi memiliki resiko K3 yang tinggi. Berikut saya posting criteria-kriteria yang harus dipenuhi dalam menjalankan system manajeman tersebut. Criteria ini bias juga dipakai untuk panduan meng audit SMK3. semoga bermanfaat.


1. PEMBANGUNAN DAN PEMELIHARAAN KOMITMEN
1.1 Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
1.2 Tanggung Jawab dan Wewenang Untuk Bertindak
1.3 Tinjauan Ulang dan Evaluasi
1.4 Keterlibatan dan Konsultasi dengan Tenaga Kerja

2. STRATEGI PENDOKUMENTASIAN
2.1 Perencanaan Rencana Strategi Keselamatan dan Kesehatan Kerja
2.2 Manual Sistem Manajemen K3
2.3 Penyebarluasan Informasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

3. PENINJAUAN ULANG PERANCANGAN (DESIGN) DAN KONTRAK
3.1 Pengendalian Perancangan
3.2 Peninjauan Ulang Kontrak

4. PENGENDALIAN DOKUMEN
4.1 Persetujuan dan Pengeluaran Dokumen
4.2 Perubahan dan Modifikasi Dokumen

5. PEMBELIAN
5.1 Spesifikasi dari pembelian barang dan jasa
5.2 Sistem Verifikasi Untuk Barang dan Jasa Yang Dibeli
5.3 Kontrol Barang dan Jasa Yang Dipasok Pelanggan

6. KEAMANAN BEKERJA BERDASARKAN SISTEM MANAJEMEN K3
6.1 Sistem Kerja
6.2 Pengawasan
6.3 Seleksi dan Penempatan Personil
6.5 Pemeliharaan, Perbaikan dan Perubahan Sarana Produksi
6.6 Pelayanan
6.7 Kesiapan untuk Menangani Keadaan Darurat
6.8 Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

7. STANDAR PEMANTAUAN
7.1 Pemeriksaan Bahaya
7.2 Pemantauan Lingkungan Kerja
7.3 Peralatan Inspeksi, Pengukuran dan Pengujian
7.4 Pemantauan Kesehatan

8. PELAPORAN DAN PERBAIKAN KEKURANGAN
8.1 Pelaporan Keadaan Darurat
8.2 Pelaporan Insiden
8.3 Penyelidikan Kecelakaan Kerja
8.4 Penanganan Masalah

9. PENGELOLAAN MATERIAL DAN PERPINDAHANNYA
9.1 Penanganan Secara Manual dan Mekanis
9.2 Sistem Pengangkutan, Penyimpanan dan Pembuangan
9.3 Bahan-bahan Berbahaya

10. PENGUMPULAN DAN PENGGUNAAN DATA
10.1 Catatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
10.2 Data dan Laporan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

11. AUDIT SISTEM MANAJEMEN K3
11.1 Audit Internal Sistem Manajemen K3

12. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DAN KEMAMPUAN
12.1 Strategi Pelatihan.
12.2 Pelatihan Bagi Manajemen dan Supervisor
12.3 Pelatihan bagi Tenaga Kerja
12.4 Pelatihan untuk Pengenalan bagi Pengunjung dan Kontraktor
12.5 Pelatihan Keahlian Khusus


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls